Teknologi Robot Kini Sudah Mulai Mendominasi Dunia


Sebelum memulai pembahasan perihal teknologi Robot kini sudah mendominasi dunia dengan sistem otonom, konsep dasar dari cyber physical system (CPS). Sistem ini artinya interaksi antara dunia analog, dunia digital, serta dunia manusia yg saling berkomunikasi melalui internet. dari dia, inilah yg menjadi dasar revolusi industri 4.0. model paling sederhana berasal CPS ialah ponsel pintar (smartphone) yang tanpa kita sadari sudah menjadi ‘pasangan’ hayati kita.
Soni berkata bahwa kini posisi teknologi robot kini telah bergeser, yakni robot tidak hanya ada di industri, tetapi pula terdapat pada kehidupan kita sehari-hari, contohnya robot servis. Teknologi robot telah mengalami evolusi sebagai akibatnya mulai adanya personalisasi serta kenaikan sistem otonom pada robot. menggunakan istilah lain, robot sekarang bisa memiliki kemampuan kognitif, manipulasi, dan interaksi.
“Setiap teknologi baru itu mengakibatkan kekhawatiran bagi insan, namun perubahan yg terjadi tidak bisa dicegah,” istilah Soni. aneka macam kekhawatiran inilah yg lalu dibahas lebih mendalam di kuliah publik ini.
banyak orang risi akan berkurangnya—atau bergesernya—lapangan pekerjaan manusia akibat adanya teknologi robot and autonomus system (RAS). Nyatanya, dari Soni, inovasi yg terdapat malah mengganti kehidupan insan ke arah yg tak pernah dibayangkan, misalnya penemuan kulkas, sepeda, serta mobil. tidak terdapat yang menyesal dengan inovasi tadi. Padahal, menggunakan teknologi tersebut, sudah terjadi pergeseran lapangan pekerjaan.
berdasarkan Soni, pada dasarnya, tujuan RAS artinya untuk mengubah kehidupan rakyat menjadi lebih bermakna. Soni menampilkan data dari World Economic forum yg menunjukkan bahwa sekitar 75 juta pekerjaan akan digantikan oleh RAS, namun teknologi RAS ini juga akan menciptakan 133 juta pekerjaan baru. Jadi, insan tidak benar-benar digantikan. supaya dapat bersaing, beliau berpesan, “Kuncinya adalah mengikuti keadaan, terus belajar, serta mencoba mencari peluang serta kemampuan baru.”
Selain pekerjaan, Soni juga membahas berita-isu lain, mirip kebebasan data (privacy), bias sang sistem, kegagalan sistem, keselamatan, regulasi, keamanan, dan etika. info-info ini merupakan persoalan bersama yang harus didiskusikan beserta sebagai akibatnya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. berdasarkan Soni, teknologi artinya dua sisi pisau. ada manfaat, namun ada risiko. ada kelebihan dan kekurangan. namun, terlepas berasal itu, para pegiat robot melihat semuanya asal sudut pandang kemanusiaan.
