Produktivitas Merosot karena Laptop Lemot? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Produktivitas merosot karena laptop lemot? Sejak pandemi, banyak perusahaan yang menerapkan hybrid working yang merupakan kombinasi bekerja di kantor (WFO) dan kerja dari rumah (WFH) atau dari mana saja. Ketika menjalankan WFH, pastinya kita menggunakan laptop agar produktivitas tetap berjalan lancar. Tapi gimana jadinya, kalau laptop yang digunakan justru lemot? Tentu, produktivitas jadi merosot dan mood buat kerja terganggu. Saat laptop yang kamu gunakan lemot, pasti kamu langsung mencari tahu penyebabnya dan cara mengatasi biar nggak lemot lagi. Biar lebih jelas, cek beberapa penyebab laptop lemot berikut ini:
1. Masalah di Hardisk
Kamu harus tahu kalau hardisk juga memiliki batasan usia. Jika hardisk sudah tua, artinya kamu harus segera menggantinya karena akan mempengaruhi performa laptop secara keseluruhan. Selain itu, kamu juga harus cek kapasitas hardisk. Jika sudah hampir penuh atau mencapai 90% sangat besar kemungkinan laptopmu jadi lemot.
2. Banyak Startup Programs
Kalau kamu memiliki banyak aplikasi di laptop, hal itu bisa menjadi salah satu penyebab laptop lemot. Soalnya, beberapa aplikasi itu akan berjalan di background secara otomatis saat kamu mulai menyalakan laptop. Makin banyak aplikasi yang berjalan otomatis ketika booting, akan menjadikan laptop semakin lemot.
3. Banyak Add-ons
Secara nggak sadar, kamu suka menambahkan add-ons pada laman browser. Hal ini lah penyebab laptop lemot. Jadi, kamu perlu teliti sebelum memasang add-ons, ya.
4. Banyak Jalankan Aplikasi
Nggak jarang kamu membuka banyak aplikasi dalam satu waktu. Hal ini juga merupakan penyebab laptop lemot, karena terbatasnya RAM.
5. Banyak Browser Tab yang Dibuka
Nah, membuka terlalu banyak tab pada browser juga dapat menguras RAM laptop, loh. Apalagi kalau situs yang sedang dibuka memiliki fitur auto-refreshing.
6. Kena Virus
Virus pada perangkat elektronik ini memang bisa memperlambat bahkan merusak laptop. Oleh karena itu, waspada saat menerima file baik secara online maupun offline.
7. Antivirus yang Terlalu Aktif
Untuk mengatasi adanya virus pada laptop, pasti kamu sudah bersiap dengan aplikasi antivirus. Namun, kalau aplikasi antivirus ini terlalu aktif, juga menjadi penyebab laptop lemot karena berjalan di background. Untuk mengatasinya, kamu bisa mengatur waktu tertentu untuk melakukan scanning secara rutin.
8. Ukuran RAM Kecil
Besarnya RAM yang terdapat pada laptop menjadi salah satu faktor penting terhadap kecepatannya. Kalau RAM kecil, bisa coba ganti ke RAM yang lebih besar.
9. Jarang Melakukan Update OS
Pengguna laptop Windows atau MacOS, kamu tetap perlu rutin memperbarui sistem operasinya. Hal ini guna untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada pada laptop. Kalau jarang melakukan update, siap-siap saja laptop akan menjadi lemot.
