• Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • VISI dan MISI
    • Tujuan dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
    • Program Kerja
  • Berita Kegiatan
  • Layanan dan Informasi
    • APLIKASI
      • APLIKASI PENELITIAN & PENGABDIAN (LIPAN)
    • Arsip Digital
      • Publish HKI
  • HKI
    • Paten
    • Hak Cipta
      • Pengenalan Hak Cipta
      • Jenis Hak Cipta
      • Syarat dan ketentuan
  • Help Desk
PHKI
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • VISI dan MISI
    • Tujuan dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
    • Program Kerja
  • Berita Kegiatan
  • Layanan dan Informasi
    • APLIKASI
      • APLIKASI PENELITIAN & PENGABDIAN (LIPAN)
    • Arsip Digital
      • Publish HKI
  • HKI
    • Paten
    • Hak Cipta
      • Pengenalan Hak Cipta
      • Jenis Hak Cipta
      • Syarat dan ketentuan
  • Help Desk

artikel Terbaru

  • Home
  • Blog
  • artikel Terbaru
  • Teknologi Cloud Computing Dinilai Kurang Sesuai untuk Korporasi yang Membutuhkan Misi Kritis

Teknologi Cloud Computing Dinilai Kurang Sesuai untuk Korporasi yang Membutuhkan Misi Kritis

  • Categories artikel Terbaru
  • Date July 12, 2022
Teknologi Cloud Computing

Laporan The Future of Cloud in Asia Pacific dari CISCO dan BCG menunjukkan, bahwa pengeluaran untuk infrastruktur dan teknologi informasi (TI), serta public cloud di Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara.

Sementara untuk compound annual growth rate (CAGR) layanan public cloud di Indonesia sendiri mencapai 25%, yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Malaysia sebesar 23% dan Singapura 20%. Namun cloud di Indonesia dinilai masih belum terlalu berkembang.

CEO PT Equnix Business Solutions Julyanto Sutandang mengatakan, bahwa teknologi virtualisasi yang digunakan pada layanan komputasi awan atau cloud computing secara teknis dapat memungkinkan pelaksanaan proses multipleks pada hardware thread (HT), yang secara bisnis dapat memberikan keuntungan.

“Cloud memang bagus dan menarik untuk ritel, startup, dan UMKM, tetapi kurang cocok untuk korporasi yang butuh mission critical,” kata Julyanto dalam acara Equnix Weekly Tech Talk 2022, melansir dari Beritasatu.com, Jumat (8/7/2022).

Julyanto kemudian menjelaskan bahwa mission critical atau misi kritis yang dimaksud adalah kondisi kritis pada suatu sistem, yang tidak boleh out of service dalam kondisi apapun serta memiliki tingkat keamanan yang tinggi dalam berbagai aspek.

Sederhananya, pengoperasian server tersebut sangat penting untuk dapat menjalankan aktivitas rutin, seperti sistem internet banking, ATM, serta aplikasi pelayanan publik yang harus terus memberikan layanan pada masyarakat setiap saat secara online.

“Teknologi cloud sejatinya dibuat untuk ritel, sehingga mudah digunakan di mana dan kapan saja untuk membayar yang dipakai saja atau pay as you go, sehingga terasa murah serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan,” tutur Julyanto.

Julyanto kemudian melanjutkan, hal ini kemudian membuat layanan ritel tentunya tidak akan mau direpotkan oleh kebutuhan korporasi besar, yang tentu menginginkan pelayanan secara premium. Cloud yang didesain untuk ritel kemudian tidak cocok untuk digunakan oleh korporasi.

Pada kesempatan yang sama, Pengajar dan Konsultan Pemerintah dalam Bidang Teknologi Informasi, I Made Wiryana menambahkan bahwa faktor level keamanan dan kenyamanan yang tinggi dalam menjaga kestabilan serta kemudahan untuk di-maintain dan dioperasikan menjadi alasan utama korporasi besar memilih sistem teknologi yang akan digunakan.

“Pada public cloud, kita merasa seperti kita bisa mengontrol padahal tidak punya kontrol sama sekali. Korporasi besar pastinya ingin memiliki total kontrol, sedangkan jika dikelola dengan cara masa lalu maka akan sangat merepotkan, apalagi jika tidak punya departemen TI yang bagus,” jelas Made.

Made pun mengatakan bahwa korporasi akan membutuhkan layanan teknologi yang premium untuk memberikan keleluasaan, fleksibilitas, serta kontrol sepenuhnya untuk menjaga keandalan, ketersediaan, serta pertumbuhan korporasi. Oleh karena itu, cloud yang ingin digunakan pun harus dapat memenuhi kriteria tersebut.

  • Share:
PHKI

Previous post

July 12, 2022

Next post

XL Axiata Jalin Kolaborasi dengan Microsoft Hadirkan Layanan ExpressRoute
July 14, 2022

You may also like

ikan asin
Manfaat Mengonsumsi Ikan Asin
3 February, 2023
buah-buahan
Makanan Yang Rendah Purin Untuk Para Pengidap Asam Urat
2 February, 2023
LAW ITE
Aspek Hukum Pencemaran Nama Baik Melalui “Facebook”
2 February, 2023
View this post on Instagram

Shared post on Time

embed Instagram post

Search

Berita Lainnya

Workshop Coaching Clinic Mahasiswa Magister Manajemen Pascasarjana UMA Stambuk 2024
05Mar2025
Fakultas Psikologi UMA Menggelar Acara Tes Minat & Bakat Untuk Seluruh Siswa SMA-SMK Dan Seminar Guru Se-Kota Medan Tahun 2025
21Feb2025
Pertemuan Titik 0 Dan PT Artama Durus Marusean Dengan BIPK Universitas Medan Area: Menjalin Kemitraan Strategis
21Feb2025
Corporate Gathering Universitas Medan Area Tahun 2025: Mempererat Kebersamaan Dan Sinergi Civitas Akademika
21Feb2025

Lokasi UMA

url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url
logo-lke-uma

Helpdesk

[email protected]

[email protected]


ALAMAT

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168, 7366878, 7364348. CALL CENTER : 0811-6013-888
Fax : (061) 7368012
[email protected]

Kampus II
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
(061) 8225602, 8201994 HP : 0811 607 259
Fax : (061) 8226331
[email protected]

© Copyright 2025 PHKI | Universitas Medan Area.