• Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • VISI dan MISI
    • Tujuan dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
    • Program Kerja
  • Berita Kegiatan
  • Layanan dan Informasi
    • APLIKASI
      • APLIKASI PENELITIAN & PENGABDIAN (LIPAN)
    • Arsip Digital
      • Publish HKI
  • HKI
    • Paten
    • Hak Cipta
      • Pengenalan Hak Cipta
      • Jenis Hak Cipta
      • Syarat dan ketentuan
  • Help Desk
PHKI
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • VISI dan MISI
    • Tujuan dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
    • Program Kerja
  • Berita Kegiatan
  • Layanan dan Informasi
    • APLIKASI
      • APLIKASI PENELITIAN & PENGABDIAN (LIPAN)
    • Arsip Digital
      • Publish HKI
  • HKI
    • Paten
    • Hak Cipta
      • Pengenalan Hak Cipta
      • Jenis Hak Cipta
      • Syarat dan ketentuan
  • Help Desk

artikel Terbaru

  • Home
  • Blog
  • artikel Terbaru
  • Teknologi AI Dapat Cegah Penipuan dan Dukung Transisi Menuju Perbankan Digital

Teknologi AI Dapat Cegah Penipuan dan Dukung Transisi Menuju Perbankan Digital

  • Categories artikel Terbaru
  • Date August 8, 2022
Teknologi AI

Teknologi AI telah mendorong peningkatan yang signifikan untuk transaksi keuangan melalui perbankan digital. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo pun mengatakan, bahwa tren perbankan digital ini disebabkan oleh besarnya peningkatan penerimaan serta preferensi masyarakat dengan berbelanja secara online melalui e-commerce.

Bank Indonesia mencatat, total nilai transaksi perbankan digital mencapai Rp 3.766,7 triliun per Mei 2022. Jumlah ini meningkat dari 20,82 persen (year-on-year) jika dibandingkan dengan tahun 2021.

Sementara salah satu dari enam agenda prioritas di sektor keuangan untuk Presidensi G20 Indonesia pada November mendatang yang diperkenalkan Bank Indonesia, adalah menekankan pentingnya inklusi keuangan digital serta keuangan bagi UMKM.

Agenda ini akan mendukung pemanfaatan sistem perbankan terbuka guna meningkatkan produktivitas, serta mendukung ekonomi negara dan sektor keuangan yang inklusif bagi masyarakat yang masih belum terjangkau layanan perbankan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri mengidentifikasi adanya 2.593 cabang fisik bank yang tutup pada rentang tahun 2017-2021, namun pada saat yang sama tercatat adanya pertumbuhan tiga kali lipat untuk transaksi digital.

Banyak bank dan e-commerce yang telah hadir di Indonesia untuk memberikan layanan bank secara digital dengan menciptakan aplikasi bank digital, seperti Jenius oleh BTPN, Livin oleh Bank Mandiri, dan masih banyak lagi.

Meskipun layanan perbankan sudah melakukan integrasi dengan teknologi digital, pada kenyataannya sebagian besar proses orientasi dan layanan pelanggan masih bergantung pada kehadiran fisik nasabah.

Hal ini kemudian membuat sebagian besar nasabah yang memiliki potensi untuk menggunakan layanan kredit masih belum terlayani, dievaluasi, bahkan memperoleh perlindungan secara efisien. Selain itu, masih banyak bank yang menargetkan UMKM namun tidak memiliki teknologi dan pengetahuan yang memadai untuk menilai kelayakan kredit mereka.

Maka dengan permasalahan tersebut, teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML) kemudian dapat menjadi solusi untuk mengurangi risiko. Bank kemudian dapat belajar untuk mengkategorikan, mencocokkan jenis dan jangka waktu pinjaman, serta berlatih untuk mengelola risiko lebih baik.

Perusahaan berbasis AI asal Singapura, Advance.ai (AAI) menyebutkan, bahwa terjadi peningkatan pada tingkat aktivitas ilegal yang melanggar kerahasiaan informasi pribadi pengguna di internet. Aktivitas ilegal tersebut berupa pencurian identitas sebesar 71 persen, phising sebesar 66 persen, hingga 63 persen untuk berbagai bentuk penipuan akun.

AAI kemudian mengklaim sebagai salah satu pelopor yang menciptakan inovasi one-stop untuk membantu lembaga keuangan digital melalui verifikasi identitas, orientasi pelanggan, mitigasi penipuan, hingga pengenalan dokumen identitas dalam kerangka kerja yang aman dan patuh.

“Verifikasi identitas secara digital dan teknologi manajemen risiko akan dapat mendukung bank, entitas tekfin, dan perusahaan multi-finance untuk bisa secara digital menerima nasabah dan pelaku UMKM baru, serta menilai risiko dan kelayakan kredit dari segmen-segmen tersebut,” kata Indonesia Country Manager Advance.ai Ronald F. Molenaar dalam keterangannya, melansir dari Medcom.id.

Ronald juga menuturkan bahwa perbankan digital saat ini semakin gencar berkembang, terutama di masa yang akan datang. Hal ini pun dikarenakan meningkatnya preferensi masyarakat untuk mengakses layanan perbankan melalui ponsel, serta adanya tuntutan untuk sistem pembayaran digital yang praktis.

“Namun, sistem pembayaran ini juga harus dilengkapi dengan langkah-langkah keamanan online yang lebih kokoh, dan hal tersebut dapat terwujud dengan memanfaatkan machine learning untuk menganalisis kelayakan kredit,” pungkas Ronald.

  • Share:
PHKI

Previous post

Pelantikan Fungsionaris Fakultas Pertanian Universitas Medan Area Tahun 2022
August 8, 2022

Next post

Kaspersky Mencatat Indonesia Hadapi 11 Juta Serangan Siber pada Kuartal Pertama 2022
August 8, 2022

You may also like

ikan asin
Manfaat Mengonsumsi Ikan Asin
3 February, 2023
buah-buahan
Makanan Yang Rendah Purin Untuk Para Pengidap Asam Urat
2 February, 2023
LAW ITE
Aspek Hukum Pencemaran Nama Baik Melalui “Facebook”
2 February, 2023
View this post on Instagram

Shared post on Time

embed Instagram post

Search

Berita Lainnya

Workshop Coaching Clinic Mahasiswa Magister Manajemen Pascasarjana UMA Stambuk 2024
05Mar2025
Fakultas Psikologi UMA Menggelar Acara Tes Minat & Bakat Untuk Seluruh Siswa SMA-SMK Dan Seminar Guru Se-Kota Medan Tahun 2025
21Feb2025
Pertemuan Titik 0 Dan PT Artama Durus Marusean Dengan BIPK Universitas Medan Area: Menjalin Kemitraan Strategis
21Feb2025
Corporate Gathering Universitas Medan Area Tahun 2025: Mempererat Kebersamaan Dan Sinergi Civitas Akademika
21Feb2025

Lokasi UMA

url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url
logo-lke-uma

Helpdesk

[email protected]

[email protected]


ALAMAT

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168, 7366878, 7364348. CALL CENTER : 0811-6013-888
Fax : (061) 7368012
[email protected]

Kampus II
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
(061) 8225602, 8201994 HP : 0811 607 259
Fax : (061) 8226331
[email protected]

© Copyright 2025 PHKI | Universitas Medan Area.