• Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • VISI dan MISI
    • Tujuan dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
    • Program Kerja
  • Berita Kegiatan
  • Layanan dan Informasi
    • APLIKASI
      • APLIKASI PENELITIAN & PENGABDIAN (LIPAN)
    • Arsip Digital
      • Publish HKI
  • HKI
    • Paten
    • Hak Cipta
      • Pengenalan Hak Cipta
      • Jenis Hak Cipta
      • Syarat dan ketentuan
  • Help Desk
PHKI
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • VISI dan MISI
    • Tujuan dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
    • Program Kerja
  • Berita Kegiatan
  • Layanan dan Informasi
    • APLIKASI
      • APLIKASI PENELITIAN & PENGABDIAN (LIPAN)
    • Arsip Digital
      • Publish HKI
  • HKI
    • Paten
    • Hak Cipta
      • Pengenalan Hak Cipta
      • Jenis Hak Cipta
      • Syarat dan ketentuan
  • Help Desk

artikel Terbaru

  • Home
  • Blog
  • artikel Terbaru
  • Ini 5 Potensi Penerapan Teknologi AI untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Indonesia

Ini 5 Potensi Penerapan Teknologi AI untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Indonesia

  • Categories artikel Terbaru
  • Date August 23, 2022
Ini 5 Potensi

Ini 5 potensi sistem pelayanan kesehatan beberapa waktu terakhir ini menghadapi tantangan besar terkait permintaan untuk peningkatan pelayanan, biaya kesehatan, hingga sumber daya manusia (SDM). Menjawab tantangan ini, teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dinilai dapat menjadi solusi. Perwakilan tim dari Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Agus Mutamakin, M.Sc menyampaikan, bahwa AI merupakan salah satu cara untuk mengatasi permasalahan pada sistem pelayanan kesehatan. Upaya ini pun dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Tentu kedepannya kita ingin supaya kualitas pelayanan bisa kita penuhi, jadi pelayanan kesehatannya tinggi baik untuk individu maupun masyarakat, dan tentu dari sisi biayanya akan bisa ditekan,” ujar Agus melalui webinar. Agus kemudian menuturkan pula bahwa selama pandemi COVID-19, AI telah banyak digunakan untuk penanganan, mulai dari diagnosa pencitraan paru orang yang tertular, untuk keparahan pneumonia yang bisa dideteksi.

Pada proses penerapannya, Agus mengaku bahwa teknologi AI di rumah sakit masih belum banyak di Indonesia. Hal ini dikarenakan adanya sejumlah hal yang perlu dipersiapkan, baik dari sisi penyedia layanan maupun sumber dayanya. “Untuk penerapan AI tidak semudah membeli aplikasinya, kemudian diterapkan. Hal ini jika dilihat dari strategi nasional perlu persiapan mulai dari institusi atau rumah sakit yang menerapkan harus memiliki sistem informasi elektronik,” jelas Agus. Agus kemudian menyebut bahwa terdapat beberapa potensi penerapan teknologi AI untuk layanan rumah sakit di Indonesia, diantaranya:

1. Penggunaan fitur chatbot bagi pasien

Menurut Agus, pasien harus bisa melakukan interaksi dengan AI untuk dapat menginformasikan gejala yang mereka alami, untuk kemudian selanjutnya akan diberikan rekomendasi jika pasien perlu melakukan pemeriksaan di rumah sakit serta dokter yang akan menangani. Agus pun menuturkan bahwa sudah ada beberapa yang menyediakan layanan ini, namun sayangnya memang belum banyak rumah sakit yang memanfaatkan solusi chatbot untuk pasien ini.

2. Pemanfaatan AI untuk deteksi masker wajah

Fasilitas kesehatan di Indonesia memerlukan teknologi untuk mendeteksi penggunaan masker, terlebih di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Menurut Agus, teknologi ini bisa diterapkan dengan cara mendeteksi apakah orang yang memasuki fasilitas kesehatan menggunakan masker atau tidak. Selain itu, teknologi AI ini juga disebut dapat memeriksa suhu tubuh pengunjung secara bersamaan ketika pengunjung menghadapkan wajah mereka ke kamera yang sudah dilengkapi dengan teknologi AI.

3. Optimalisasi pada proses hambatan

AI juga memiliki potensi untuk diterapkan dalam optimasi proses yang memprediksi kapan pasien akan masuk dan menjalani perawatan di rumah sakit. Dukungan AI untuk optimasi proses ini kemudian bisa membantu rumah sakit untuk mengetahui kendala apa saja yang harus diatasi agar pasien dapat tertangani dengan baik.

4. Optimalisasi kamar operasi

Teknologi AI juga dinilai dapat meningkatkan ketersediaan kamar operasi di rumah sakit. Hal ini dilakukan melalui penghitungan skor waktu dengan riwayat tindakan medis oleh dokter bedah. “Ini bisa memprediksi jadwal dokter bedah sehingga bisa mengalokasikan slot yang pas. Penggunaan kamar operasi kemudian juga bisa lebih optimal,” kata Agus.

5. Optimalisasi deteksi kanker pada citra medis

Terakhir, AI dinilai dapat mendeteksi tanda-tanda yang mengindikasikan adanya tumor atau kanker melalui mamografi. AI kemudian dapat membantu deteksi lebih cepat terhadap tumor dan kanker sehingga penanganan terhadap keduanya juga bisa dilakukan dengan cepat. Pemanfaatan teknologi AI di bidang kesehatan kemudian diperlukan untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih berkualitas bagi pasien. Selain itu, penanganan yang tepat dan cepat juga dapat diberikan untuk kesembuhan pasien.

  • Share:
PHKI

Previous post

Teknologi Big Data Menjadi Solusi dalam Mengatasi Kesenjangan Pendidikan dan Industri
August 23, 2022

Next post

Pelantikan Fungsionaris Fakultas Agama Islam UMA Periode 2022-2024
August 23, 2022

You may also like

ikan asin
Manfaat Mengonsumsi Ikan Asin
3 February, 2023
buah-buahan
Makanan Yang Rendah Purin Untuk Para Pengidap Asam Urat
2 February, 2023
LAW ITE
Aspek Hukum Pencemaran Nama Baik Melalui “Facebook”
2 February, 2023
View this post on Instagram

Shared post on Time

embed Instagram post

Search

Berita Lainnya

Workshop Coaching Clinic Mahasiswa Magister Manajemen Pascasarjana UMA Stambuk 2024
05Mar2025
Fakultas Psikologi UMA Menggelar Acara Tes Minat & Bakat Untuk Seluruh Siswa SMA-SMK Dan Seminar Guru Se-Kota Medan Tahun 2025
21Feb2025
Pertemuan Titik 0 Dan PT Artama Durus Marusean Dengan BIPK Universitas Medan Area: Menjalin Kemitraan Strategis
21Feb2025
Corporate Gathering Universitas Medan Area Tahun 2025: Mempererat Kebersamaan Dan Sinergi Civitas Akademika
21Feb2025

Lokasi UMA

url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url url
logo-lke-uma

Helpdesk

[email protected]

[email protected]


ALAMAT

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168, 7366878, 7364348. CALL CENTER : 0811-6013-888
Fax : (061) 7368012
[email protected]

Kampus II
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
(061) 8225602, 8201994 HP : 0811 607 259
Fax : (061) 8226331
[email protected]

© Copyright 2025 PHKI | Universitas Medan Area.